Publikasi
Semua publikasi

Book 2013

Perencanaan tata ruang secara partisipatif. Sebuah Panduan Ringkas dengan Pengalaman dari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat

Martua T Sirait, Feri Johana, Ujjwal Pradhan, Leonie Wezendonk, Karen Witsenberg, Abdias Yas, Matheus Pilin, Augustine Lumangkun and Sulaiman

Abstrak

Perencanaan tata ruang yg baik dan partisipatif, di kabupaten dapat dihasilkan
melalui pemahaman masalah perubahan tutupan lahan, ketahanan pangan,
kepastian kelola masyarakat, dapat menghasilkan biomasa (hasil hutan,
hasil pertanian maupun hasil perkebunan) yang berkelanjutan/lestari. Hal
ini dapat mencegah terjadinya akibat negatif langsung maupun tak langsung,
termasuk masalah konflik pertanahan, serta mencegah terjadinya sentimen pasar,
yang dapat menghambat perdagangan produk produk yang dihasilkan.
Dengan memperluas keterlibatan para pemangku kepentingan yang bertujuan
untuk mengarah pada perencanaan tata ruang yang lebih inklusif (melibatkan
seluruh komponen masyarakat), untuk berkontribusi pengembangan biomasa
yang berkelanjutan. Walaupun proses perencanaan tata ruang di Kabupaten
Sanggau belum selesai, tetapi pengalaman sejak tahun 2010 hingga akhir 2013 telah
menunjukkan bahwa partisipatif masyarakat dalam perencanaan penggunaan
lahan dapat meningkatkan kwalitas perencanaan tata ruang dan pada gilirannya
akan memberikan kwalitas penerimaan hasil perencanaan tata ruang yang lebih
baik.

Detail publikasi

Penerbit
World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program
Kota terbit
Bogor, Indonesia
Jumlah halaman
54
Nomor panggil
BK0171-13
ISBN
978-979-3198-73-6
Bahasa
Bahasa Indonesia
Wilayah
Indonesia

Berkas

Sitasi

Sirait MT, Johana F, Pradhan U, Wezendonk L, Witsenberg K, Yas A, Pilin M, Lumangkun A and Sulaiman . 2013. Perencanaan tata ruang secara partisipatif. Sebuah Panduan Ringkas dengan Pengalaman dari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program. 54 p.