Publikasi
Semua publikasi
Sampul Metodologi Participatory Rural Appraisal (PRA): dalam alternatif sistem tebas-bakar

Proceeding 1995

Metodologi Participatory Rural Appraisal (PRA): dalam alternatif sistem tebas-bakar

Abstrak

Dalam penelitian ASB (Alternative to Slash and Burns) telah dirancang, sejumlah studi, mencakup aspek sosial, ekonomi, kebijaksanaan dan biofisik. Penelitian biofisik saling terkait dengan sosial ekonomi, kebijakan pemerintah pusat dan regional. Masing-masing topik penelitian melibatkan berbagai peneliti yang berbeda disiplin ilmu (lintas disiplin) dan, berbeda institusi (lintas institusi).

Untuk dapat mengoptimalkan kerjasama tim dan memperoleh hasil penelitian sesuai dengan yang diharapkan, maka diperlukan suatu metodologi untuk penyamaan persepsi dan mengefektifkan kerja tim. Salah satu metodologi yang berguna untuk keperluan tersebut adalah PRA. Tujuan lokakrya ini adalah memperkenalkan metodologi PRA termasuk di dalamnya RRA (Rapid Rural Appraisal), teori dan teknik-teknik dalam pelaksanaannya. Disamping itu, didiskusikan juga tentang isu-isu terakhir tentang tebas-bakar di tanah air dan pengalaman negara lain. Kemudian dilakukan penyempurnaan materi kajian serta isu yang ada hubunganya dengan tebas bakar guna mempertajam arah penelitian, baik dalam aspek biofisik maupun sosial dan ekonomi.

Detail publikasi

Editor
Sawit MH, Mardianto S, Sulaiman F and Suyanto
Conference Name
Prosiding lokakarya metodologi Participatory Rural Appraisal (PRA): dalam alternatif sistem tebas-bakar
Penerbit
ASB-Indonesia and Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian
Conference Location
Bogor, Indonesia
Edisi
Laporan ASB-Indonesia No. 2
Number of Pages of the book
103
Nomor panggil
PR0007-04
ISBN
979-8094-28-X
Bahasa
Indonesian - English
Wilayah
Southeast Asia

Kata kunci

Sitasi

Sawit MH, Mardianto S, Sulaiman F and Suyanto S,(eds). 1995. Metodologi Participatory Rural Appraisal (PRA): dalam alternatif sistem tebas-bakar. Prosiding lokakarya metodologi Participatory Rural Appraisal (PRA): dalam alternatif sistem tebas-bakar. Laporan ASB-Indonesia No. 2Bogor, Indonesia. ASB-Indonesia, Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. 103 p.