Publikasi
Semua publikasi

Brief 2025

Menghijaukan Anggaran Desa: TAKE 2025 dan peluang emas agroforestri kakao

Erlangga, Tania Benita, Andre Prasetyo, Iqbal Cahyadi, Suwuh Mallawa, Nakicah, Sitti Fatimah, Nirwati Baso, Syah Ali Achmad, Feri Johana, and Betha Lusiana

Abstrak

Pembaruan skema Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) di Luwu Utara pada tahun 2025 mencerminkan langkah strategis dalam mengintegrasikan tujuan ekologi ke dalam alokasi dana desa berbasis kinerja. Skema ini semakin menguat dengan indikator lingkungan yang lebih terstruktur, seperti rehabilitasi lahan, agroforestri, dan pengembangan komoditas unggulan desa.
Meskipun tidak menyebut kakao secara langsung, TAKE mendorong praktik agroforestri kakao yang selaras dengan pendekatan program Sustainable Farming in Tropical Asian Landscapes (SFITAL). Program ini berkontribusi melalui pelatihan petani, penyusunan regulasi desa, dan penguatan kelompok tani agroforestri yang mendukung ketahanan iklim dan pengelolaan lahan berkelanjutan. Tiga desa binaan SFITAL—Salama, Tullak Tallu, dan Pararra—termasuk dalam daftar desa penerima insentif berbasis kinerja. Brief ini mengulas proses pembaruan, keterkaitan dengan ekonomi hijau, serta rekomendasi pengembangan lanjutan TAKE sebagai instrumen kebijakan pembangunan desa berkelanjutan.

Detail publikasi

Nomor panggil
PB00480-25
Bahasa
Bahasa Indonesia
Wilayah
Indonesia
Proyek
SFITAL

Berkas

Sitasi

Erlangga, Tania Benita, Andre Prasetyo, Iqbal Cahyadi, Suwuh Mallawa, Nakicah, Sitti Fatimah, Nirwati Baso, Syah Ali Achmad, Feri Johana, and Betha Lusiana. (2025). Menghijaukan Anggaran Desa: TAKE 2025 dan peluang emas agroforestri kakao. Diakses dari https://beranda.agroforestri.id/publikasi/?pid=5262