Newsletter 2014
Kiprah Agroforestri 17
Abstrak
Artikel tentang madu membawa kita ke Sumbawa, Provinsi Nusa
Tenggara Barat sebagai produk hutan bukan kayu yang diandalkan dan
menjadi mata pencaharian sebagian masyarakat di sana. Berangkat dari
madu, digagaslah pengelolaan daerah aliran sungai berbasis tanaman
sumber makanan dan tempat bersarang lebah. Dari Lombok Tengah,
masih di Nusa Tenggara Barat, artikel menarik mengangkat budidaya
tanaman keras yang perlu mendapatkan perhatian. Artikel ini juga
menunjukkan bahwa meyakinkan masyarakat untuk terlibat dalam
kegiatan penelitian ini merupakan tantangan tersendiri. Artikel lain
dari Lombok Tengah menunjukkan potensi pengembangan agroforestri
berbasis kayu sumber energi. Turi (Sesbania gradiflora) merupakan
salah satu jenis tanaman sumber energi yang menjadi fokus artikel ini.
Selain dari sisi produksi, pengelolaan lahan dan kebijakan,
pemasaran produk kayu dan bukan kayu juga merupakan bagian
penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Artikel tentang
Desa Batudulang dan Desa Pelat, Sumbawa mengangkat persoalan
pemasaran yang di hadapi masyarakat di sana.
Detail publikasi
Berkas
Sitasi
Perdana A, Julmansyah , Firdaus N, Herawati T, Muktasam , Amiruddin , Bartlett T, Taufik M, Kahurani E, Lesbata F and Atikah T. 2014. Kiprah Agroforestri 17. In: Rahayu S, Perdana A and Juita R,eds. 1 - April 2014Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program.
