Publikasi
Semua publikasi

Newsletter 2016

Memelihara Lebah Trigona : Panen Madu Tanpa Tersengat. Lembar Informasi Kanoppi

Riyandoko and Septiantina Dyah Riendriasari

Abstrak

Lebah adalah serangga yang hidup berkelompok atau berkoloni. Madu merupakan hasil utama yang dihasilkan lebah dari nektar atau sari-sari bunga yang mereka
kumpulkan. Masyarakat Indonesia sejak dulu hingga kini, memanfaatkan madu sebagai bahan makanan, obat dan
kosmetik. Madu yang dikonsumsi rata-rata diperoleh dari sarang lebah hutan atau yang dikenal dengan Apis dorsata yang
secara alami sudah ada di hutan dan belum bisa dibudidayakan karena sifatnya yang agresif. Selain
lebah hutan, ada juga lebah lainnya yang sudah biasa dipelihara yaitu Apis cerana, Apis mellifera dan Apis florea
yang relatif berperilaku agresif dan mempunyai sengat.
Lebah jenis Apis cenderung berperilaku agresif dan memiliki sengat yang terkadang menyebabkan
petani enggan untuk membudidayakannya. Selain itu, lebah Apis juga rentan terhadap gangguan, seperti
goncangan pada stup dan suara bising. Oleh karena itu, untuk mendukung produksi madu, beberapa peneliti
berdasarkan pengamatan di alam, menemukan jenis lebah lainnya yang tidak bersengat dan tahan terhadap
gangguan, yaitu jenis Trigona sp. Dibandingkan jenis Apis, madu yang dihasilkan jenis Trigona sp. cenderung
lebih sedikit dan lebih masam. Jumlah produksi madu Apis mellifera mencapai 10 kilogram per koloni per
tahun sedangkan jenis Trigona sp. antara 1-2 kilogram per koloni per tahun. Akan tetapi khasiat madu yang
diperoleh dari Trigona sp. diyakini memiliki kualitas madu yang lebih baik dari Apis terutama kandungan fruktosa
dan glukosanya.

Detail publikasi

Penerbit
World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program
Place
Bogor - Indonesia
Issue Number
Edisi 3: September 2016
Pages
1-4
Nomor panggil
NL0087-16
Bahasa
Bahasa Indonesia
Wilayah
Indonesia

Berkas

Sitasi

Riyandoko and Riendriasari SD. 2016. Memelihara Lebah Trigona : Panen Madu Tanpa Tersengat. Lembar Informasi Kanoppi. In: Martini E,eds. Edisi 3: September 2016Bogor - Indonesia. World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program.