Working Paper Series 2011
Kaji Cepat Hidrologi di Daerah Aliran Sungai Krueng Peusangan, NAD, Sumatra
Abstrak
Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan merupakan DAS dalam kategori terdegradasi prioritas utama menurut data Departemen Pekerjaan Umum dan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Aceh. Dengan kata lain, DAS Krueng Peusangan telah mengalami degradasi yang sangat parah dan berada pada prioritas tinggi untuk segera diperbaiki kondisinya. Pemerintah provinsi Aceh mengembangkan rencana strategis (RenStra) pengelolaan DAS Krueng Peusangan secara terpadu dan berkelanjutan untuk mencegah degradasi lebih lanjut. Terkait dengan pengembangan rencana tersebut, World Wildlife Funds (WWF) bekerjasama dengan World Agroforestry Centre (ICRAF) South East Asia regional programme untuk melakukan kajian hidrologi secara menyeluruh berdasarkan perspektif berbagai pemangku kepentingan dengan menggunakan metode Kaji Cepat Hidrologi/Rapid Hydological Appraisal (RHA).
Tujuan RHA adalah untuk menilai situasi hidrologi DAS berdasarkan perspektif berbagai
pemangku kepentingan seperti pengetahuan ekologi masyarakat lokal (local ecological knowledge/LEK), pengetahuan ekologi pembuat keputusan (policymakers ecological knowledge/PEK) dan pengetahuan ekologi ahli hidrologi/peneliti (hydrologist/modeler ecological knowledge/MEK). Selanjutnya, rekomendasi hasil RHA digunakan untuk menyusun pendekatan skema imbal jasa lingkungan. Dalam kajian ini, implementasi RHA dilakukan melalui beberapa kegiatan:
Kajian dan eksplorasi pengetahuan ekologi masyarakat lokal dan pengetahuan ekologi pembuat keputusan dengan fokus pergerakan air; penyebab dan konsekuensi pemilihan/perubahan penggunaan lahan di suatu bentang lahan (lansekap) menurut sudut pandang berbagai pihak pemanfaat DAS Krueng Peusangan,
Pengumpulan dan analisa data iklim dan hidrologi DAS Krueng Peusangan,
Analisa data spasial untuk memperoleh pemahaman mengenai perubahan tutupan lahan dan karakteristik DAS,
Analisa pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap kesetimbangan air termasuk debit sungai DAS Krueng Peusangan menggunakan model GenRiver 2.0, dan
Analisa beberapa skenario perubahan tutupan lahan yang mungkin terjadi terhadap
kesetimbangan air menggunakan model GenRiver 2.0.
Detail publikasi
Berkas
Sitasi
Khasanah N, Mulyoutami E, Ekadinata A, Asmawan T, Tanika L, Said Z and van Noordwijk M. 2011. Kaji Cepat Hidrologi di Daerah Aliran Sungai Krueng Peusangan, NAD, Sumatra. Working paper no. 122Bogor, Indonesia. : World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office. 55 p.
