Publikasi
Semua publikasi

Brief 2021

Teknik Konservasi Tanah dan Air Lahan Pertanian Pagar Alam

Abstrak

Kota Pagar Alam terletak di hulu Sungai Musi, Daerah Aliran Sungai (DAS) terbesar yang mencakup hampir seluruh Provinsi Sumatera Selatan. Kota ini juga menjadi wilayah sasaran dua kebijakan nasional, yaitu Perhutanan Sosial dan Swasembada Pangan khususnya beras melalui pembangunan bendungan dan saluran irigasi, yang tentunya akan mempengaruhi praktik pertanian dan lanskap Pagar Alam secara signifikan. Kedua kebijakan tersebut menggunakan pendekatan yang berbeda, yaitu konservasi pada Perhutanan Sosial dan intensifikasi pada Swasembada Pangan. Kebijakan Perhutanan Sosial mempromosikan penanaman pohon tahunan dan kayu yang sesuai dengan aturan yang dikeluarkan program Perhutanan Sosial. Kebijakan Swasembada Pangan menyasar tiga tanaman semusim, yaitu padi, kedelai, dan jagung untuk mendukung pencapaian target ketahanan pangan nasional.

Secara umum kebijakan yang berorientasi pada peningkatan produksi seringkali mendorong ekspansi lahan ke daerah yang belum terjamah dan kaya sumber daya alam, yang dapat mengganggu keanekaragaman hayati, kondisi tata air, dan lingkungannya. Upaya menyeimbangkan konservasi dan kemajuan pembangunan pertanian, khususnya di dataran tinggi penting dilakukan untuk tetap menjaga keberlanjutan penyediaan jasa lingkungan dalam jangka panjang.

Detail publikasi

Series Number
Brief No. 115
Jumlah halaman
6
Nomor panggil
PB00193-21
Bahasa
Bahasa Indonesia
Wilayah
Indonesia
Proyek
Indogreen

Berkas

Sitasi

Teknik Konservasi Tanah dan Air Lahan Pertanian Pagar Alam. (2021). Diakses dari https://beranda.agroforestri.id/publikasi/?pid=4933