Poster 2024
Potensi Pendanaan Inovatif Untuk Adapatasi dan Mitigasi Perubahan Iklim melalui Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Provinsi Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan NTT
Abstrak
Perubahan iklim meningkatkan frekuensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di Indonesia, berdampak pada kerentanan pangan, air, dan penghidupan masyarakat. Kenaikan suhu 0,45–0,75°C dan permukaan laut 0,8–1,2 cm/tahun menimbulkan risiko lintas sektor. Indonesia telah merumuskan kebijakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, namun kebutuhan pendanaan untuk mencapai target NDC sebesar Rp4.002 triliun hingga 2030 jauh melampaui alokasi APBN saat ini. Kesenjangan pendanaan juga terjadi di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan sumber pendanaan alternatif, termasuk publik, privat, masyarakat, bantuan internasional, dan skema inovatif. Poster ini menyoroti potensi pendanaan inovatif di Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Detail publikasi
Berkas
Sitasi
Beria Leimona, Ni Putu Sekar Trisnaning Laksemi. (2024). Potensi Pendanaan Inovatif Untuk Adapatasi dan Mitigasi Perubahan Iklim melalui Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Provinsi Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan NTT. Diakses dari https://beranda.agroforestri.id/publikasi/?pid=5218
