Newsletter 2011
Kiprah Agroforestri 10
Abstrak
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia dan tingginya
tingkat kebutuhan masyarakat dari tahun ke tahun terus kita rasakan. Dimulai
dari berbagai jenis kebutuhan rumah tangga sampai dengan kebutuhan
pendukung lainnya. Masyarakat harus terus berusaha untuk mencukupi
kebutuhannya dengan berbagai cara, juga dengan mengandalkan sumber
daya alam disekitarnya.
Diawali dengan kisah masyarakat yang memanfaatkan aren sebagai bahan
baku untuk gula, sapu lidi, ijuk, kolang kaling juga sebagai minuman segar.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, masyarakat tergerak untuk mulai menanam
aren, meskipun masih dianggap tabu atau pamali. Mengapa demikian?
Selain pemanfaatan bahan baku di atas, aren juga berpeluang menjadi
sumber bahan bakar alternatif. Meskipun masih menjadi wacana, namun
pengembangan aren menjadi bensin merupakan suatu peluang.
Tidak hanya aren, bibit karetpun menjadi sumber daya alam yang mampu
memenuhi kebutuhan rumah tangga. Dari usaha pembibitan karet, seorang
ibu di Jambi berhasil menyekolahkan dua orang anaknya hingga lulus
perguruan tinggi.
Meskipun sumberdaya alam merupakan modal dasar untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangga, namun harus dikelola dengan bijaksana agar dapat
dimanfaatkan secara berkelanjutan. Salah satu upaya pengelolaan sumber
daya adalah dengan mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh para peneliti, tetapi mengikutsertakan
masyarakat dalam pemantauan sumber daya alam merupakan salah satu cara
untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan yang baik.
Pelatihan pengukuran karbon di kalangan masyarakat menjadi langkah awal
pelibatan masyarakat dalam pemantauan pengelolaan sumber daya alam.
Tentunya, kesuksesan petani dalam mengelola sumber daya alam juga
dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan strategi petani itu sendiri dalam
menghadapi fluktuasi harga komoditas.
Detail publikasi
Berkas
Sitasi
Kaunang MH, Martini E, Roshetko JM, Akiefnawati R, Rahayu S, Poulsen M, Kurniawan Y, Hultera and Hilmanto R. 2011. Kiprah Agroforestri 10. In: Rahayu S and Tarigan J,eds. World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office.
