Leaflet 2024
Dampak iklim: kemarau panjang dan inovasi agroforestri dalam pertanian kakao
Abstrak
Di tengah tantangan musim kering yang berkepanjangan, praktik agroforestri yang diterapkan oleh Pak Nasir di kebun kakao seluas 0,5 hektar menjadi sebuah inovasi yang patut dijadikan contoh. Menanam pisang di antara tanaman kakao, tidak hanya mengurangi dampak buruk kekeringan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui penjualan pisang. Kondisi ini menarik perhatian tidak hanya di kalangan petani, tetapi juga menyoroti integrasi tanaman kakao dan pisang yang berdampak positif bagi lingkungan dan pendapatan dalam sistem pertanian berkelanjutan.
Detail publikasi
Berkas
Sitasi
Syah Ali Achmad and Muhammad Kamil. (2024). Dampak iklim: kemarau panjang dan inovasi agroforestri dalam pertanian kakao. Diakses dari https://beranda.agroforestri.id/publikasi/?pid=5097
