Tentang Proyek
Program Strengthening Rural Capacity in Kapuas Hulu District (West Kalimantan Province, Indonesia) towards Enhancing the Climate-Smart Agriculture Technologies and Practices of Smallholder Commodity Farmers (ECSAP) merupakan bagian dari proyek Greening Agriculture for Smallholder Supply Chains (GRASS) yang didukung oleh GIZ. Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi dan lingkungan bagi petani kecil. Diimplementasikan oleh CIFOR-ICRAF Indonesia, ECSAP berfokus pada pemberdayaan penyuluh pertanian dan petani model untuk mendorong adopsi praktik Pertanian Cerdas Iklim (Climate-Smart Agriculture/CSA). Melalui integrasi pendekatan berkelanjutan seperti agroforestri pada komoditas utama—termasuk karet, kelapa sawit, kakao, dan kopi—proyek ini mempromosikan sistem pertanian yang lebih beragam guna meningkatkan penghidupan petani sekaligus memulihkan kesehatan ekosistem.
Tantangan
Petani swadaya di Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi produktivitas dan ketahanan usaha tani mereka. Tantangan utama meliputi keterbatasan akses terhadap pembaruan teknis terkait praktik CSA, sementara layanan penyuluhan di tingkat lokal belum mampu memberikan pendampingan dan dukungan secara konsisten. Banyak petani masih bergantung pada sistem budidaya monokultur konvensional yang sangat rentan terhadap variabilitas iklim, sehingga menyebabkan hasil panen tidak stabil dan pendapatan yang berfluktuasi.
Terbatasnya kesempatan pembelajaran praktis, pertukaran pengetahuan, serta demonstrasi langsung di lapangan juga menjadi kendala bagi petani untuk mengadopsi praktik pertanian yang lebih beragam. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas lokal, model pembelajaran praktis, serta platform pengetahuan yang lebih mudah diakses.
Pendekatan
Untuk menjawab tantangan tersebut, ECSAP dirancang untuk:
- Memperkuat pengetahuan teknis, keterampilan, dan kapasitas pendampingan para penyuluh pertanian dan petani model agar dapat melatih petani serta memfasilitasi adopsi dan adaptasi teknologi serta praktik CSA. Hal ini dilakukan melalui serangkaian pelatihan, perancangan bersama uji coba demplot petani, serta strategi revitalisasi pusat pembelajaran yang sudah ada.
- Mengembangkan platform penyuluhan digital bagi penyuluh dan petani model untuk mendukung petani swadaya dalam mengadopsi dan menyesuaikan teknologi serta praktik CSA.
Capaian
Peningkatan Kapasitas
Sebanyak 100 penyuluh pertanian dan petani model (40% perempuan) telah dilatih dan diperkuat pengetahuan serta keterampilannya terkait teknologi Pertanian Cerdas Iklim.
Kurikulum
Sebanyak 6 kurikulum pelatihan dan paket materi telah dikembangkan dan disampaikan melalui berbagai kegiatan pelatihan.
Demoplot
8 demoplot agroforestri di lahan petani dan empat persemaian didirikan sebagai kebun pembelajaran praktis.
Platform Digital
Sebuah platform penyuluhan digital telah dikembangkan, diuji, dan mulai dioperasionalkan.
Policy Brief
Sebuah policy brief disusun untuk mendukung strategi penguatan kapasitas.
Model Bisnis
Model bisnis dan rencana pengembangan disusun untuk merevitalisasi Mensiau Training Centre sebagai pusat pembelajaran pertanian.
